Sunday, January 31, 2016

5 Alasan Pribadiku Memakai Pelembap Kulit


Aku tau banget gimana malesnya pakai pelembap kulit. Ya lengket, rasanya pengen cepet-cepet mandi lagi, kulit licin-licin kalau kena air, kalau pegang handphone atau pulpen lotionnya ikut nempel di sana, apalagi di Jakarta udaranya panas banget dikit-dikit keringetan terus pelembapnya luntur kena keringet. Yaaaaa ngerti bangeeeet. Makanya sampai umur 20-an pun aku masih yang males-malesan pakai pelembap. 

Padahal aku tahu banget kalau kita nggak pakai pelembap, kulit bakal kering dan efeknya nggak bagus pas udah tua nanti. Tapi karena mungkin aku tipe yang harus belajar dari pengalaman, aku harus rasain sendiri dan langsung manfaatnya pakai pelembap kulit. Dan aku udah rangkum 5 alasan yang bikin aku berpikir ulang soal pentingnya pakai pelembap kulit:

1. Nyaman.
Pernah lihat iklan sabun wajah yang modelnya nggak bisa senyum karena kulitnya kaku setelah cuci wajah? Nah itu juga yang aku rasain kalau nggak pakai lotion. Bukannya nggak bisa senyum sih, tapi kalau kulit lembap itu terasanya lebih kenyal, nggak seret dan nggak kaku. Bahkan ada beberapa yang sampai ngerasain gatal lho kalau kulitnya kering.

2. Semakin lembap, semakin nggak berminyak.
Ini beneran, lho. Bukan hoax dan bisa dialami sendiri. Ketika kulitku udah nemuin produk yang bisa memberikan tingkat kelembapan yang pas, kulitku jadi nggak terlalu berminyak. Malah terlihat glowy.
Kalau kamu udah capek punya kulit berminyak yang bikin muka kucel di tengah hari dan kesel habis-habisin banyak kertas minyak, coba ganti pelembap kulitmu. Aku dulu selalu pilih pelembap yang matte dan direkomendasiin buat kulit berminyak, alasannya karena kulitku berminyak dan seringnya pakai pelembap justru bikin wajahku tambah berminyak. Ternyata itu karena pelembapnya masih kurang bisa melembapkan kulitku yang akhirnya kulitku masih harus mengeluarkan minyak untuk kompensasinya. Dan ketika aku pakai pelembap dengan kandungan ekstra yang melembapkan, hasilnya malah kulitku jadi berkurang minyaknya.
Aku gak pakai produk berlapis-lapis, cukup temuin 1 produk aja yang tepat banget udah bikin perubahan yang oke, lho.

3. When skin well hydrated, it appears brighter.
Aku selalu pilih produk yang mengandung pencerah di dalamnya. Alasannya karena aku punya banyak bintik hitam dan warna kulit yang nggak rata. Tetapi semakin ke sini, aku merasa ketika kulitku lembap aja, kulitku udah terlihat lebih cerah dan nggak kusam. Warna kulit nggak rata pun memudar. Seperti keluar warna aslinya. Pernah 'ngeh nggak ketika kulit kering tuh seakan ada lapisan abu-abu gitu di kulitmu. Ketika dioles pelembap, kulitnya kan jadi 'basah', nah lapisan abu-abu itu hilang seketika.
Selain itu, balik lagi ke poin nomor 2 diatas. Ketika kulitku nggak gampang berminyak, kulitku juga semakin terlihat cerah dan nggak kucel.

4. Finner texture, better looking.
Karena aku kebanyakan lihat artis Korea, kayaknya kulit putih tuh selalu kelihatan cantik. Aku suka banget lihat tangan mereka yang putih dan halus. Dan entah kenapa dulu pikiranku cuma kalau mau punya tangan cantik, aku mesti punya kulit putih kayak mereka. Padahal kalaupun kulitnya putih tapi kering dan kusam nggak bagus juga. Buktinya J.Lo yang warna kulitnya coklat juga punya tangan yang bagus bangeeett.
Aku nggak tau kalian ngerasain ini juga apa enggak. Jadi saking keringnya, kalau diperhatiin dari deket banget, tekstur kulitku tuh seperti ada garis-garis 'x'-nya. Dan garisnya itu kelihatan banget. Kayak 'pecah' teksturnya. Hmm... kalau orang sini bilang busikan kali ya? T___T. Nah setelah rutin pakai pelembap kulit, tekstur kulitku jadi lebih mending dibanding nggak pakai. Setidaknya nggak busikan banget. Dan aku juga nggak terobsesi punya kulit putih lagi :).

5. Bau lotion membuat tidur semakin nyenyak.
Karena aku pakai pelembap di malam hari sebelum tidur, kadang-kadang bau pelembapnya ikut nempel di selimut. Dan setiap tidur jadi kebiasaan cium bau wangi dari pelembap itu. Kalau nggak pakai rasanya ada yang kurang. Apalagi rata-rata bau lotion itu soft dan menenangkan. Jadi rasanya lebih rileks.




Friday, January 22, 2016

Fashion: Adorable & Affordable


Bisa tebak nggak itu packaging apa dan dari brand apa? Yap itu sepatu dari Adorable Project. Post ini semacam unboxing post gitu karena dari kemarin liat video unboxing-nya Raden Ayu jadi pengen bikin juga dalam bentuk blog post. Karena seneng liatnya dan memang membantu sih buat liat kualitas suatu online shop. Tapi peringatan, post ini bakal banyak banget memuat foto yang menghabiskan kuota internet :').

Kalau kamu belum tau, Adorable Projects itu adalah brand fashion asal  Bandung yang menyediakan produk sepatu, tas dan pakaian ready stock. Bedanya sama online shop lainnya,  Adorable Projects ini punya model-model sepatu yang up to date seperti online shop yang jual sepatu pre-made alias pesen dulu baru dibikin, tapi dengan stok yang ready dan harga yang lebih terjangkau.

Biasanya kan sepatu pre-made itu harganya bisa 200-300ribu, kalau si Adorable Projects ini, harganya cuma 150-200ribu dan ready stock! Siapa yang gak gatel pengen mesen di situ coba kan. Dan usut punya usut, kenapa si Adorable Projects ini bisa murah, karena mereka gak mengeluarkan anggaran untuk iklan atau endorse-endorse-an. Semua marketing murni dari mulut ke mulut. Apa yang kita bayar, itu yang kita terima. Jadi harganya lebih adil untuk konsumen (begitu sih katanya ya). Dan dia bisa kustom sepatu juga tapi dengan harga yang lebih tinggi. Biasanya sekitar 200-400ribu.

Si Adorable Projects ini juga pemesanannya cepet banget lho via website. Malam aku pesan, 3 hari kemudian sampe. Dari Bandung ke Jakarta. Kalo kamu pernah kesel belanja di toko sebelah yang waktu kirimnya 9-10 hari, tenang, si Adorable Projects ini nggak kaya gitu ko :).

Kalo kamu lihat di foto dibawah, ada tulisan 'YES' di dekat alamat pengiriman, itu artinya pake dikirim pakai jasa kurir JNE paket kiriman YES, padahal pas mesen aku pilih pake ekspedisinya yang OKE, lho dan aku yakin banget nggak salah pilih. Mungkin karena aku belinya deket-deket momen ulang tahun mereka, jadi dikasih service lebih. :3

Dan saatnya bongkar kado!! Yay! Kardusnya lucu bangeet ada ilustrasi di bagian tutupnya. Dan pas dibuka......jeng jeng..... nggak gimana-gimana sih hahaha. Di dalemnya ada sepatu yang pasti, kertas tipis buat bungkus sepatunya, silica gel, brand tag, sama kode voucher discount untuk pembelian selanjutnyaaaaa!!! Yayayayay! Diskon yang aku dapet itu 15% yang berlaku sampai sebulan setelah tanggal transaksi sepatu ini. Lumayan lah.. Dan satu lagi yang aku suka, mereka kasih silica gel yang mana cukup penting biar sepatunya nggak lembap dan kulitnya nggak gampang rusak. Cukup memuaskan ya? :)

Dari segi kualitas aku belum tau banget karena belum pernah dipake. Tapi dari segi jahitan dan potongan, semuanya rapi ko. Pas dicoba juga empuk dan lumayan enteng walaupun platformnya cukup tinggi. Yang aku ini kalo gasalah 4 atau 6 sentimeter gitu.

Dari sisi pengiriman, service, harga dan kualitas barang saat pertama kali diterima, koleksi dari brand asal Bandung ini cukup recommended. Semoga sepatunya juga awet yah... :). Semoga post unboxing ini berguna dan kalau mau lihat foto-fotonya silahkan diputar lebih lanjut ke bawah.













Monday, January 18, 2016

Fashion : Bedanya Jepang dan Korea Apa?

Pilih Jepang atau Korea? Dua-duanya adalah negara Asia dan punya pengaruh yang cukup besar di dunia Fashion & Beauty. Kalau aku, saat ini untuk urusan beauty aku lebih suka Korea, dan untuk urusan fashion aku cukup lebih suka gaya Jepang. Tapi, memang fashion Jepang dan Korea ada bedanya?

Sebenernya perbedaannya gak jauh beda menurutku. Apalagi kalau udah liat foto di Pinterest, cewe dengan muka Asia dan gaya yang fashionable kalau aku pribadi pasti nyimpulinnya kalau gak orang Korea, ya orang Jepang. Dan dulu, aku sendiri paling banter ngebedain fashion Jepang tuh cuma dengan satu patokan; orang Jepang pakaiannya lebih 'nyeleneh' ala-ala harajuku atau gyaru gitu. Padahal gak juga hahaha. Kalau dari hasil instagram-walking, cewe di Jepang banyak juga lho yang tampil kasual dan vintage.

Tapi walaupun sama-sama kasual, ternyata gaya fashion mereka beda. Dan ini kesimpulan yang aku buat:

  • Korean style: gayanya lebih ke kasual dan chic. Rata-rata suka dengan bodycon items, atau kalau ada yang oversized, biasanya seimbang antara atas dan bawah. Kalau atasnya longgar, bawahnya ketat atau gak pakai bawahan jadi cuma mini dress. Atau kalau atasnya pakai tight turtleneck, bawahnya pakai jumpsuit atau cullotes. Menurutku gaya Korea ini yang banyak juga dipakai sama orang Indonesia masa kini sih..

Photo source: missright.co.kr & yeondukong


  • Japan style: walaupun gak seekstrem harajuku, tapi gaya kasual Jepang tetap punya ciri khas yang unik. Mereka suka dengan baggy items. Seperti oversized shirt, maxi dress, jumpsuit, maxi skirt dan baggy pants atau oversized outerwear. Gak ketinggalan sneakers atau vintage shoes yang dipadukan dengan kaus kaki! Dan kadang gayanya juga terkesan androgyny sih menurutku. Tapi unik banget!

Photo source: gurara___n & ______nemuimui


Hmm... kamu setuju gak? Hahaha yap ini cuma kesimpulan aku pribadi. Nah berhubung kalo fashion cuma cuap-cuap kasih teori tanpa inspirasi kayaknya kurang greget, jadi di post ini juga ada tips "How to get that Korean/Japan Look" yang aku jelasin di atas. Dan aku ambil referensinya dari Zalora karena menurutku Zalora salah satu online store yang paling mudah di akses dan produknya kece-kece sih hehe.

  • Yang pertama adalah fashion Korea! Foto di sebelah kiri adalah referensi, dan yang sebelah kanan adalah foto dari Zalora yaa. Seperti yang aku jabarkan di atas, Korea biasanya tampil dengan tampilan yang chic. Makanya aku pilih si Floral Foil Print Jumpsuit karena tampilannya yang manis dan chic. Selain itu dia bentuknya pas dengan bentuk badan di bagian atas, dan longgar di bagian bawah.

Photo source: canmart_global & Zalora

  • Dan untuk gaya Jepang, maxi sweater & maxi jumpsuit itu udah perpaduan yang pas banget! Makanya aku rekomendasiin si Overall With Flare Skirt ini buat inspirasi kalau kamu mau tampil ala Jepang. Aaaakk jadi kepengen sendiri :( Koleksi jumpsuit-nya lucu-lucu soalnya.

Photo source: _____3.a & Zalora


Kece banget yaa.. dan kalau kamu sadar, yang aku rekomendasiin itu jumpsuit dan overall semua, hahaha.. Karena memang item yang satu ini menurutku bisa banget di mix n match jadi beragam gaya dan bentuknya unik banget. Bisa diubah jadi rok/celana dan atasan pula. Multifungsi! Akhirnya jadi keterusan browsing koleksi jumpsuitnya Zalora huhuhu.

Gimana pendapat pribadi kamu dengan fashion Korea dan Jepang ini? Setuju sama aku atau punya masukan lain? Share ya :). Dan kalau diminta untuk pilih, kamu lebih suka fashion Korea atau Jepang?


Saturday, January 9, 2016

Chit Chat : Oil But Not Oily




Tahun 2015 mungkin tahunnya beauty oil. Banyak banget beauty oil wara-wiri di tahun lalu. Innisfree Olive Real Essential Oil, Josie Maran Argan Oil, Sunday Rilley, Tarte Maracuja Oil, NUXE Huile Prodigieuse dll. Kamu pernah coba nggak? Review-nya bagus-bagus banget sih.. termasuk si minyak yang lebih multifungsi kayak Bio Oil. Cuma........pakai minyak di Indonesia yang tropis gini apa nggak salah?

Beda dengan jenis wajahku, jenis kulit di bagian tangan dan kaki tuh superrr kering. Awalnya aku nggak pernah pakai apa-apa. Setelah itu mulai coba-coba pakai body lotion, ya lumayan enak dan nyaman. Walaupun lembapnya standar aja, tapi lebih halus dibanding nggak pakai apa-apa. Terus kemarin aku dikenalin body butter yang teksturnya lengket dan berminyak. Karena biasanya aku nggak pernah pakai apa-apa, pasti rasanya nggak nyaman dong. Tapi setelah lihat hasilnya aku jadi sukaaaaaa banget. Dibandingkan cuma pakai lotion, kulitku jauh lebih halus setelah perawatan dengan body butter. Padahal aku pakainya cuma malam sebelum tidur aja.


Ini dia body butter yang aku pakai. Ok, ini sebenernya bukan bener-bener "Body Butter" sih, karena namanya aja udah foot cream. Tapi sama aja kaya hand cream, menurutku nggak ada bedanya sama body lotion dengan tekstur 'thick' lainnya. Cuma beda branding aja. Komposisinya juga begitu-begitu aja kayak krim biasa. Dan body butter bukan termasuk minyak sih hehe, tapi karena teksturnya berminyak jadi aku masukin juga di sini. Aku pakai si foot cream ini di tangan dan kaki nggak ada masalah apa-apa. Justru malah bikin kulitku halus bangeeeeeetttttt pas bangun tidur.

Aku pakai si body butter ini di atas body lotion. Jadi aku pakai body lotion dulu baru si body butter. Soalnya body butter ini nggak mengandung kandungan yang mencerahkan kulit, sedangkan aku masih harus berurusan dengan kulit belang akibat naik ojek, jadi aku tumpuk dengan whitening body lotion. Pas paginya bener-bener suka banget hasilnya karena kulitku jadi lebih cerah dan super halus! Superrrrrr sekali deh pokoknya.


Hal lainnya yang aku suka dari memakai minyak ke kulit adalah untuk wajahku. Yap, wajahku tipenya berminyak tapi belakangan aku lagi pakai facial oil untuk pelembap dan cleansing oil untuk membersihkan makeup. Percayalah, awalnya aku juga agak skeptis make facial oil sebagai pelembap terutama di pagi hari sebelum pakai makeup. Karena pasti takut banget wajahnya cepet berminyak dan makeup jadi luntur. Tapi ternyata enggak pemirsa. Justru wajah jadi lembap dan makeup jadi nempel! Cuma pakainya emang harus pas nggak boleh kebanyakan. Biasanya kalau pagi pakainya dikit aja, sedangkan malam aku baru pakai facial oil ini sedikit lebih banyak dibanding pagi. Setiap bangun pagi rasanya kulitku selalu lembap dan pori-pori terasa mengecil, lho.

Sedangkan cleansing oil sendiri bukan hal baru lagi yah.. Banyak beauty junkie dengan kulit berminyak suka dengan kemampuan cleansing oil yang bisa membersihkan makeup dengan tuntas dari mulai mascara waterproof sampai foundation super tebal. Biar nggak lengket dan memastikan nggak ada makeup yang tersisa, aku selalu pakai facial foam dan facial brush lagi setelah cuci wajah dengan cleansing oil.


Melipir ke bagian rambut, kalau sempet, aku juga suka banget pakai minyak kelapa atau cem-ceman ke rambut sebelum keramas. Hasilnya rambutku jadi lebih lembap dan nggak mudah terbang-terbang. Suka bangeeeeeet!

Dan yang terakhir, aku juga konsumsi vitamin-e oil satu kapsul setiap hari. Dan memang terasa banget kalau diminum rutin, kulit dan rambut terasa lebih lembap. Padahal aku cuma konsumsi 100IU setiap hari (dosis paling minimal).

Kalau kamu punya jenis kulit super kering dari mulai rambut hingga kulit tangan dan kaki, aku rekomendasiin banget coba tambahkan komposisi minyak ke perawatan kulitmu. Atau mungkin kamu udah pernah coba? Share yaaa :D.