Sunday, July 31, 2016

Fashion: Shopping Experience at Femme Bravile


Another unboxing post! Kali ini aku masih berbelanja di online store lokal dengan nama Femme Bravile. Ada yang udah pernah belanja di sini belum sih? Aku tau online store dan udah follow akun Instagram mereka ini dari lama karena sempet incer satu barang, tapi entah kenapa baru sempet coba beli sekarang dan yang dibeli juga beda dari inceran aku yang dulu pula! Haha.

Kalau dulu Femme Bravile ini cuma bisa pesen via Instagram aja, sekarang udah bisa via website juga jadi lebih praktis. Cuma kemarin aku pesennya tetep via Instagram (LINE chat) hehe karena nggak nemu barang yang aku mau di website. Untuk pemesanan sendiri karena waktu itu admin yang aku pilih baru habis "cuti", jadi responnya agak sedikit butuh waktu. Tapi begitu udah dibales chat kita, so far prosesnya cepet, sih. Yang penting kita udah pakai format pemesanan yang sesuai aja biar mereka lebih cepet juga prosesnya. Kebetulan waktu itu aku langsung pesen tanpa tanya apa-apa tentang barangnya.

Hal yang bikin aku tertarik belanja di sini sebenernya karena foto-fotonya appealing dan bagus. Bahkan sekarang Femme Bravile lagi kerjasama bareng Acha Sinaga untuk jadi model portfolio mereka. Selain itu, harga-harganya juga terjangkau sekitar 150.000 rupiah ke atas. Ukurannya juga bukan tipe yang bulky gitu sih lebih ke sling bag yang kecil-kecil dan modelnya sedikit vintage. Ngomong-ngomong kalau nggak salah brand Femme Bravile ini asalnya dari Tasikmalaya, lho.



Aku sengaja foto dari pertama terima sebelum dibuka biar jadi bayangan soal packaging kalau ada yang mau beli di sini juga. Semua tas dari Femme Bravile sepertinya akan selalu dikasih dust bag biar nggak cepet rusak. Dalam tas-nya juga dikasih isi koran dan plastik bekas agar bentuk tas-nya nggak rusak kalau tertindih-tindih di ekspedisi. Jadi packaging pas aku terima itu ada plastik dari JNE (ekspedisi), plastik kresek warna putih, dust bag, baru didalamnya ada tas. Kekurangannya menurutku plastik pembungkus-nya kurang bagus dan kurang tebal. Begitu pula dengan dust bag-nya tipis banget. Takutnya di ekspedisi tasnya ketusuk sesuatu dan rusak karena pembungkusnya yang kurang tebal.




Untuk tas-nya sendiri jahitannya cukup rapi. Sedangkan dari segi bahan kurang tebal tapi ini oke karena bobot tas-nya juga jadi nggak berat. Aku berharapnya bagian tali bahannya agak dibuat lebih tebal lagi karena kalau aku pegang dia agak rapuh tipis dan nggak kokoh jadi ngeri cepet putus. Selain itu besi pengaitnya juga agak rawan rusak karena kurang kokoh. Untungnya aku memang dari awal nggak berniat bawa barang banyak sih kalau lagi pakai tas ini karena ukurannya yang kecil. Kemarin pas aku tes pakai jalan-jalan oke aja modelnya juga oke.




Semoga review/unboxing ini bisa berguna jika kamu lagi on budget dan pengen cari tas lokal yang murah meriah, ya karena Femme Bravile ini lucu-lucu banget tas-nya. Semoga kualitasnya juga semakin meningkat kedepannya. :D Dukung terus produk lokal!


Tuesday, July 26, 2016

Tutorial: Korean Party Makeup & Get Lot Prizes on Atlhea's Birthday


Althea sekarang udah viral banget ya bagi wanita Indonesia terutama beauty enthusiast dan social media savvy kayak kita karena harganya yang terjangkau dan banyak banget keuntungan yang bisa kita dapet kalau belanja di sana. Nggak heran dalam waktu 1 tahun aja Althea udah bisa jadi salah satu best korean online store around Asia! Yap, Althea ternyata baru berumur satu tahun lho tanggal 20 Juli 2016 kemarin. Untuk ngerayain ulang tahunnya, Althea juga bagi-bagi kejutan buat semua pelanggan setianya seperti:

Mendapat Limited Edition Birthday Box + DIY Party Kit jika kita berbelanja mulai tanggal 20 Juli 2016 kedepan, selama persediaan masih ada.

Free Goodies for first 1,500 shoppers
Full size beauty products. While stocks last. 

Birthday Giveaway. Pick 3 Top Sellers for 100% REBATE!
Rebate will be credited into your account. 

#AltheaTurns1 Instagram Contest
Jika kita telah berbelanja di tanggal 20 Juli kedepan dan dapat party kit, kita bisa ikut ngucapin selamat ulang tahun ke Althea dengan hashtag #altheaturns1 dan berkesempatan menangin banyak hadiah seperti: Macbook Air, Ipad Air 2, iPhone 6S, Galaxy S6 Edge, Canon EOS M10 Selfie Camera, Althea credits and beauty hampers from Althea, lho! Kontesnya berlangsung mulai 20 Juli 2016 sampai 15 Agustus 2016.

Akupun udah punya nih Althea special box & party kit-nya, dan sekarang aku akan buat tutorial makeup pesta natural ala Korea untuk merayakan ulang tahun Althea ini! Hampir semua produk yang aku gunakan adalah produk yang aku beli di Althea.


1. Bersihkan wajahmu dulu dari minyak dan kotoran dengan I Am Sorry Just Cleansing Water.


2. Aplikasikan bb cream dan concealer yang cocok dengan warna, jenis kulit dan hasil yang kamu inginkan menggunakan flat top brush agar hasilnya lebih rata tanpa bekas sidik jari.


3. Isi warna alismu agar terlihat lebih seimbang dengan warna yang setingkat lebih muda dibanding warna rambut. Untuk alis ini aku menggunakan eyebrow gel warna coklat keabuan yang diaplikasikan dengan angled eyeliner brush. Bentuknya aku buat agak sedikit tebal dan lurus agar bisa mendapat tampilan ala Korea.


4. Pakai eyeshadow shimmer berwarna nude, yang aku pakai adalah Etude House Bling Bling Eye Stick warna Gold Tail Star. Aplikasikan ke seluruh kelopak mata atas dan ratakan dengan jari manis. Ulaskan juga eyeshadow yang sama di bagian eyebag bawah mata atau yang biasa disebut "aegyo-sal" (lihat foto di bawah) agar wajah terlihat lebih muda. Bling bling Eyestick dari Etude House ini termasuk best seller dan favorit Korean Ulzzang, lho.




5. Pakai eyeliner dengan memberikan ekor 'wing' tipis dibelakangnya. Tujuannya supaya ada ilusi mata terlihat lebih panjang. Aku memakai Tony Moly Perfect Eyes Coating Liner Waterproof warna Real Brown agar tampilannya lebih natural. Belakangan ini aku sering lihat di video, wanita korea lebih senang memakai eyeliner warna coklat karena hasilnya lebih lembut dibanding warna hitam yang kelihatan lebih kontras dengan warna kulit.


6. Jangan lupa menjepit bulu mata dan memakai maskara di bulu mata atas dan bawah, ya agar terlihat lebih lentik dan membuat ilusi mata terlihat lebih besar/


7. Jika ingin efek yang lebih dramatis, bulu mata palsu selalu ada untuk menjadi penolong! Aku pilih bulu mata yang agak panjang agar tidak terlalu 'plain' untuk acara pesta.


8. Kemudian yang terakhir, buat efek gradasi yang natural di bibir menggunakan The Saem Saemmul Real Tint warna Pink. Oleskan dibagian dalam bibir saja, kemudian ratakan ke arah luar menggunakan jari tangan. Jika bibirmu hitam seperti aku, bisa mengapilkasikan concealer wajah  ke bibir terlebih dahulu sebelum memakai lip tint agar warna bibir menjadi sedikit terang.



9. The Saem Saemmul Real Tint ini juga bisa diaplikasikan ke pipi sebagai blush on, lho. Hati-hati ya saat mengoleskannya ke pipi agar nggak terlalu tebal. Setelah dioles juga sebaiknya langsung dibaur karena lip tint cenderung mudah kering jadi sulit diratakan. Tapi daya tahannya juara banget!


Selesai!! Mudah kan dan cocok untuk pemula dalam makeup. Gaya makeup ini juga bisa digunakan sehari-hari, lho tanpa bulu mata palsu. Ini dia hasil akhirnya:



Again, happy birthday Althea! Wish you be better & get a lot lovely fans across the world. Cant't wait for another suprise on #AtheaTurns2! Hehe. Yuk, cepet belanja sebelum kehabisan special box & party kit-nya. Nanti share belanjaan kamu juga, ya. :)




Saturday, July 23, 2016

Silicone Free Innisfree Green Tea Mint Fresh Shampoo Review


Hola, happy Saturday again. Pertama kali orang lihat aku pakai shampoo ini, pasti rata-rata bilang: fancy banget siiih. Tapi kalau bisa sembarang pakai shampoo akupun nggak akan coba shampoo iniii. Kadang ngiri banget sama yang rambutnya bagus dan ketika di tanya pakai shampoo apa, jawabannya cuma Pantene. Padahal aku suka banget sama bau shampoo Pantene tapi sayangnya bikin kulit kepala aku gatal dan ketombean. Bukan salah Pantene, tapi memang kulit kepalaku agak rewel dan pilih-pilih banget. Aku pernah berkenala coba shampoo The Body Shop yang review-nya bisa dibaca di sini, Herbal Essences, Selsun, dan Natur yang udah pernah aku review di sini. Sempat suka sama The Body Shop dan Natur, tapi kelamaan rasanya kok kulit kepala aku mulai gatal juga. Mungkin karena udah keseringan pakai atau formulanya sedikit berubah.

DESCRIPTION
Innisfree
Green Tea Mint Fresh Shampoo
Size: 300 ml
Price: 8.00 USD / IDR 117.000

Jadi pas kemarin dapat poin belanja di Althea, nggak ragu-ragu aku langsung ambil Innisfree Green Tea Mint Fresh Shampoo ini karena formulanya menurutku oke, harganya terjangkau dan ukurannya besar. Ngomong-ngomong, Innisfree Green Tea Mint Fresh ini juga ada scalp scaler dan conditioner-nya juga, lho. Tapi aku cuma coba shampoo-nya aja.

photo from innisfree world


Satu hal yang benar-benar menarik perhatianku untuk mau coba shampoo ini adalah tulisan "silicone free". Aku selama ini memang menghindari shampoo dengan kandungan silikon karena lebih ramah terhadap kulit kepala. Walaupun masih ada kandungan SLS-nya, tapi yang paling penting dia silicone free dulu.

Shampoo ini juga punya 6 free systems (tapi nggak ada keterangan bebas apa aja) dan berbahan alami khas produk Innisfree, jadinya aku makin yakin untuk coba. Pada dasarnya shampoo ini termasuk shampoo basic untuk kulit kepala yang sehat aja, nggak ada embel-embel rambut halus, rapih seharian, lurus dll.





Look at that bulky size! Yap shampoo ini tergolong cukup banyak isinya. Di aku yang keramas setiap 2-3 hari sekali, shampoo ini habis 3/4 dalam waktu hampir 2 bulan. Teksturnya juga agak cair jadi aku pakainya agak boros biar banyak busanya.

Untuk kesan pertama pas pakai shampoo ini adalah wanginya seger bau mint dan ketika kena rambut dan kulit kepala beneran terasa dingin seperti ada mint-nya gitu. Rasa dinginnya seperti kalau pakai minyak angin. Bau mint-nya juga sebenernya mirip seperti minyak angin, hehe. Kakak aku yang coba shampoo ini semua pada komentar rasanya dingin banget. Awal-awal aku agak kaget, tapi belakangan rasanya enak dan segar. Rasa dingin ini katanya bantu bikin kulit kepala terasa lebih segar dan kandungan mint-nya bantu mengontrol produksi minyak di kulit kepala.

Tapi sayangnya di kulit kepalaku, rasa segar Innisfree Green Tea Mint Fresh Shampoo ini nggak bertahan lama. Rambutku cenderung jadi sedikit lepek beberapa jam setelah rambut kering dan aku harus keramas 2 hari sekali (maksimal 3 hari sekali) karena rambut rasanya udah lengket dan gatel banget. Rambutku juga masih ada ketombenya. Jadi Innisfree Green Tea Mint Fresh Shampoo ini bisa dibilang kurang cocok dengan kulit kepalaku.

Padahal, review-nya di website Innisfree bangus-bagus banget lho, sampai dapat poin 96% para pemakai akan merekomendasikan shampoo ini ke teman-temannya.

screenshoot from innisfree world

Yap, another opportunity to try new shampoo. Aku lagi tertarik dengan shampoo Kracie Ichikami karena direkomendasikan sama temanku, atau shampoo The Bath Box Ros & Mary tapi aku baru beli Erha Scalp Care Shampoo kemarin karena lihat rekomendasi dari mba Ike Yurissa di akun Instagram-nya, jadi setelah shampoo Innisfree ini habis, aku mau coba shampoo Erha dulu. Doakan cocok ya, atau kalau ada rekomendasi boleh juga, lho. :)



Tuesday, July 19, 2016

Chit Chat: Simple Skincare Tips & Experience

Hello! Hari ini aku mau share perawatan wajah yang lagi aku sukai. Bukan hal baru sih di dunia kecantikan. Justru bisa dibilang sedikit out of date hehe. But since it works really well on me, I would still share my experiences about this.

Kalau kamu orang yang concern dengan dunia per-skincare-an, pasti 'ngeh kalau sekarang lagi tren memakai skincare berlapis-lapis atau layered skincare. Layered skincare ini disukai oleh wanita Korea Selatan karena punya efek yang wow! Kamu bisa cek video berikut tentang layered skincare:


But surprise surprise, my skin gives a different reaction! Aku dulu pernah coba-coba nge-layer beberapa produk skincare seperti essence, serum dan moisturizer. Memang hasilnya bagus, tapi karena prosesnya sedikit makan waktu, jadinya aku nggak telaten dan malas-malasan. Efeknya pun jadi nggak maksimal. Selain itu menemukan kombinasi produk dengan fungsi dan brand yang berbeda untuk bisa berkerja sama dalam satu waktu di wajahku juga nggak mudah. Bahkan memadukan produk yang satu brand dan satu line pun kadang nggak mudah. Hal ini malah bikin aku jadi nggak pakai skincare sama sekali untuk beberapa waktu. :( Aku cuma pakai suncreen aja di pagi hari. Padahal pakai pelembap penting banget apalagi di malam hari.

Sampai suatu ketika aku kembali pakai pelembap karena waktu itu coba produk Clinique Turnaround Revitalizing Treatment Oil yang aku dapat. Produk ini pun awalnya aku kombinasikan dengan Clinique Turnaround Revitalizing Serum, tapi hasilnya nggak sebagus ketika aku pakai sendiri! Bahkan orang-orang terdekat bisa lihat perubahan positif di kulitku ketika cuma pakai Clinique Turnaround Revitalizing Treatment Oil. Sejujurnya juga awalnya aku nggak sadar sampai dapat komentar positif tersebut, sih hehe.

baru bangun tidur dan belum mandi~

Jadilah sampai sekarang aku masih pakai metode perawatan wajah ini. Selain menghemat waktu, jadi menghemat produk juga :p. Aku juga jadi semangat pakai pelembap karena nggak keburu malas harus pakai banyak produk dan dapat resiko kulit terasa berminyak. Malah lembap-nya terasa pas banget untuk kulitku yang kombinasi. Biasanya kalau nggak pakai pelembap, kulitku bakal bersisik di bagian pipi karena AC kantor yang super dingin. Tapi setelah rajin pakai pelembap satu lapis, nggak bersisik lagi dan kulitku jadi nggak berminyak yang lebay. Oke banget pokoknya di kulitku.

So I would recommend to use single moisturizer on your routine if you:
- punya kulit yang berminyak atau kombinasi
- pemalas kayak aku :p
- nggak suka sensasi wajah lengket atau "berat" yang sering ditimbulkan teknik layering
- punya kulit sensitif yang kadang suka bingung jerawatan karena nggak cocok sama pelembap yang mana

Tips dari aku jika kamu ingin coba metode ini cuma satu yaitu find the right one. Kalau sudah nemu yang tepat, metode perawatan ini would do wonder just like the layered one and you would save more time (and money ^_^).

Beberapa produk yang pernah aku coba dengan single use ini ada yang berhasil dan ada yang nggak berhasil. Semuanya akan aku jabarin di sini (sekaligus mini review):

Clinique Turnaround Revitalizing Treatment Oil
I LOVE THIS. Nggak lengket, lembap dan nggak bikin kulit kelihatan super berminyak di tengah hari. Justru kulitku kelihatan super glowy. Menurutku produk dengan tipe light oil gini cocok banget buat single step moisturizer. Review lengkap di sini.


The Body Shop Drops of Youth Concentrate
Nggak terlalu melembapkan dan kurang cocok sama kulitku. Review lengkap di sini.


SK-II GenOptics Aura Essence
Teksturnya agak sedikit cair dan mudah meresap. Lembapnya pun pas untuk dipakai sendiri.

SK-II GenOptics Spot Essence
Produk ini harusnya dipakai hanya pada spot-spot tertentu. Tapi aku pakai sebagai single step moisturizer di seluruh area wajah. Teksturnya juga ringan dan mudah meresap. Dan kelihatan banget bikin wajahku cerah. Aku yakin produk ini bagus dan cocok di kulitku karena metode single step moisturizer itu dan aku nggak pakai produk lain saat memakai essence ini. Love!


Clinique Dramatically Different Moisturizing Gel
Very basic moisturizer. Aku baru pakai pelembap ini 1 mingguan dan agak was-was karena hasilnya nggak akan sebagus pakai essence yang kaya ekstrak. But let we see. Sejauh ini enak dan lembapnya pas serta nggak membuat wajah semakin berminyak.


Jadi tahapan skincare aku saat ini cuma:
- Pembersih makeup mata dan bibir aku pakai Clinique Take The Day Off Makeup Remover
- Pembersih makeup aku pakai The Saem Healing Tea Garden Green Tea Cleansing Water
- Sabun wajah aku pakai The Face Shop Rice Water Bright Cleansing Foam dengan facial brush dari Tammia yang pernah aku ulas di sini.
- Pelembap wajah aku pakai Clinique Dramatically Different Moisturizing Gel
- Scrub dan masker wajah aku pakai SkinFood Black Sugar Mask Wash Off (hanya dipakai seminggu sekali)


Yap, that's it! Sederhana banget kan. Aku lebih mentingin double cleansing sih karena kalau wajahnya belum bersih rasanya percuma pakai pelembap banyak-banyak.

Tapi aku nggak menutup kemungkinan aku di waktu mendatang bakal nyoba skincare yang berlapis-lapis juga sih. Sekarang aku masih nyaman dengan metode ini dan anggap aja pembiasaan biar rajin dulu pakai skincare. Kalau udah terbiasa, nanti mulai tambah satu-satu deh.

Ngomong-ngomong ada yang suka juga kah dengan metode perawatan one step moisturier kayak aku? Share juga dong alasannya. Atau kamu punya alasan pilih skincare yang berlapis-lapis? Share juga ya.

Untill next time. ^^



Saturday, July 16, 2016

Gift from Hermo Indonesia (Semi Unboxing)

Happy Saturday!! Rasanya senang banget karena belakangan ini opsi belanja online semakin banyak dan mudah. Salah satu online store pendatang baru di Indonesia ini adalah Hermo (http://www.hermo.co.id/) dan aku kemarin sempat dapat hadiah dari Hermo dari event giveaway mereka. 

Walaupun belum resmi buka di Indonesia, tapi aku sempet intip-intip website versi Malaysia dan isinya super duper lengkap! Bener-bener sesuai slogannya yaitu "Turnin' Beauty in a Click", Hermo Malaysia nyediain banyak banget brand-brand ternama di store mereka mulai dari brand Jepang, Taiwan dan Korea, dari high end to drugstore brand juga ada. Aku berharap semua brand itu juga akan masuk ke website Hermo Indonesia xD. Kamu bisa cek website Hermo Malaysia di https://www.hermo.my/.

Dari event giveaway mereka yang lalu, Hermo berbaik hati mengirimkan beberapa produk dari brand Korea. Dan ini yang aku dapatkan. Kalau ada yang mau request review silakan komentar di bawah, ya. :)



Innisfree Jeju Volcanic 3 in 1 Nose Pack


Kiri: Innisfree Capsule Recipe Pack Seaweed
Kanan: A'PIEU Sweet Tea Lip Balm (Pink)


Kiri: Nature Republic Super Aqua Max (Combination Watery Cream)
Kanan: Pony MEMEBOX Nail Lacquer (#3 My Planet)


Kiri: Nature Republic Real Squeeze Aloe Vera Sleeping Pack
Kanan: The Saem Natural Conditioning Cleansing Foam (Soothing)



Untuk pengiriman mereka memakai kardus yang berlogo Hermo. Aku tau ini bukan kemasan yang cantik, tapi kemasan ini sangat aman untuk pengiriman jarak jauh karena tersegel rapi dengan lakban khusus dari Hermo (memastikan produknya nggak disegel ulang sama pihak-pihak bandel). Produk di dalamnya juga masih dilapisi satu persatu dengan bubble wrap yang tebal. Buatku dari segi packing oke banget.



Terima kasih juga Hermo untuk hadiahnya :). Nggak sabar pengen coba semuanya. Nggak sabar juga nunggu website-nya resmi di-launching. ^^